Binance Futures adalah platform perdagangan derivatif Binance yang memungkinkan pengguna untuk memperdagangkan Bitcoin (BTC) dan mata uang kripto altcoin lainnya dengan fasilitas leverage. Binance Futures terdiri dari USDⓈ-margined & COIN-margined Futures – menyediakan banyak pasangan altcoin selain Bitcoin. Karena peminat instrumen derivatif ini sangat tinggi, tak heran jika banyak orang yang mencari tahu apa dan bagaimana cara trading di Binance Futures. Pada artikel ini, kita akan membahasnya secara lengkap.
Apa Itu Binance Futures?

Seperti yang disebutkan, Binance Futures adalah salah satu instrumen atau produk derivatif Binance yang menyediakan akses trading margin untuk berbagai jenis pasangan crypto dengan utang atau leverage. Karena menyediakan fasilitas leverage, perdagangan futures memungkinkan pedagang untuk open posisi lebih besar sehingga berpotensi mendapatkan profit atau capital gain maksimal.
Leverage di Binance Futures maksimal adalah 125x, ini bisa digunakan oleh pengguna dengan akun yang sudah terverifikasi. Katakanlah Anda punya modal $10, jika Anda menggunakan leverage trading 125x, itu artinya Anda open posisi pada level $10 x 125x = $1.250. Ketika misalnya cryptocurrency yang Anda beli naik 2% saja, maka capital gain yang dihasilkan sekitar 2% x $1.250 = $25. Meskipun begitu, penting untuk mempertimbangkan risiko dari penggunaan leverage.
Bagi pengguna baru, leverage maksimum adalah 20x, dan secara bertahap akan meningkat setelah 60 hari sejak buka akun. USDⓈ-M Futures mencakup Bitcoin dan banyak altcoin populer seperti ETH, SOL, AVAX, XRP, LINK, EOS, dan sebagainya yang diperdagangkan melawan USDT dan BUSD. Maksimal leverage untuk pasangan BTC/USDT adalah 125x, sedangkan ETH/USDT adalah 100x.
Yang perlu diketahui, perdagangan futures di Binance adalah jenis kontrak abadi (perpetual contract). Berbeda dari konsep kontrak futures tradisional pada umumnya yang memiliki jangka waktu, perpetual contract tidak memiliki batas waktu.
Panduan Trading di Binance Futures
Binance Futures menyediakan dua pilihan trading yang populer, yakni dengan USDⓈ-M Futures dan COIN-M Futures. Perdagangan margin perpetual contract pada USDⓈ-M Futures harus menggunakan stablecoin seperti USDT dan/atau BUSD.
Sementara itu, Anda juga dapat melakukan trading perpetual contract di Binance Futures dengan margin koin, yakni melalui COIN-M Futures. Pada perdagangan dengan COIN-M Futures, Anda bisa langsung trading dengan koin BTC, ETH, SOL, DOGE, dan sebagainya.
Langkah-langkah cara trading di Binance Futures adalah sebagai berikut:
- Buka Akun di Binance
- Deposit Dana
- Transfer Koin Crypto ke USDⓈ-M Futures
- Buka Posisi Long atau Short
Baca juga: Perbedaan Trading Options dan Futures Crypto
1. Buka Akun di Binance
Tahap pertama sebagai langkah cara trading di Binance Futures adalah dengan melakukan pendaftaran untuk membuka akun. Anda dapat mendaftar di situs web Binance, atau melalui aplikasi Binance yang dapat di-download gratis, baik via AppStore maupun Google Play. Pastikan Anda telah melengkapi semua persyaratan, termasuk verifikasi yang dibutuhkan.
2. Deposit Dana
Sebelum mulai trading di Binance Futures, pastikan Anda telah melakukan deposit dana. Ini nantinya akan menjadi modal Anda dalam trading. Ada berbagai macam metode deposit dana yang dapat dilakukan. Salah satu yang paling mudah dan bisa menggunakan bank transfer adalah dengan membeli koin USDT atau BUSD di menu Funding Wallet. Sebagai contoh, kami menggunakan aplikasi Binance dan ingin beli USDT. Pertama, pilih menu Funding Wallet, lalu pilih P2P, maka muncul gambar di bawah.


Katakanlah misalnya Anda membeli dalam USDT. Nah, seperti yang terlihat, ada berbagai penjual (seller) yang menjual USDT dengan menetapkan rate tertentu untuk pembelian dalam fiat ke USDT. Misalnya, 1 USDT dihargai Rp14.460 oleh beberapa sellers, atau ada juga yang menetapkan rate lebih besar. Dalam hal ini, jika Anda membeli dengan modal dalam fiat sebesar Rp 500 ribu dan rate Rp14.460, maka koin yang Anda punya sebanyak 34,57 USDT.
3. Transfer Koin Crypto ke USDⓈ-M Futures
Anda mungkin bertanya-tanya, mengapa membeli USDT dan bukan yang lain? Sebenarnya, Anda bisa beli dalam BUSD atau lainnya. Hanya saja, USDT lebih umum dipilih. Ingatlah bahwa trading crypto selalu berpasangan (pairs), misalnya BTC/USDT, ETH/USDT, dan seterusnya. USDT atau Tether adalah salah satu jenis stablecoin teratas dan populer. Perdagangan USDⓈ-M Futures memang dikhususkan untuk kutipan stablecoin, seperti USDT dan BUSD.
Nah, setelah Anda memiliki sebanyak 34.57 USDT, dana tersebut masih tersimpan di akun P2P Anda, sehingga perlu ditransfer ke akun USDⓈ-M Futures. Namun, sebelum mentransfer ke USDⓈ-M Futures, Anda perlu mentransfer terlebih dahulu ke akun Spot Wallet.




Jadi, prosesnya akan seperti ini: P2P > transfer ke Spot Wallet > transfer ke USDⓈ-M Futures. Jangan lupa untuk mengisi jumlah koin USDT yang ingin ditransfer. Jika ingin mentransfer semua USDT, silakan pilih MAX.
4. Open Posisi: Long atau Short
Apa itu posisi Long dan Short? Ketika Anda memprediksi harga crypto tertentu, misalnya Bitcoin (BTC) naik, maka silakan pilih posisi Long. Sebaliknya, ketika harga koin kripto BTC diprediksi akan turun, silakan open posisi Short. Pada posisi Long, Anda akan mendapatkan profit ketika harga naik, dan merugi ketika harga turun. Sedangkan pada posisi Short, profit dihasilkan ketika harga kripto turun, dan kerugian terjadi saat harga koin naik. Open posisi Short disebut juga melawan pasar.
Pada tahap ini, tentu saja Anda sudah bisa melakukan trading di Binance Future. Anda bisa memanfaatkan leverage pada tingkat tertentu dengan modal yang tersedia. Yang perlu diperhatikan pada tahap ini adalah money management. Anda perlu yang namanya strategi atau trading plan sehingga tidak hanya berpeluang menghasilkan keuntungan, tetapi juga mampu meminimalkan risiko trading. Manajemen risiko jauh lebih penting.
Binance menyedikan fitur take profit dan stop loss. Dalam hal manajemen risiko, Anda dapat memanfaatkan fitur stop loss. Mungkin ini tampak asing bagi pemula. Pada intinya, fungsi stop loss adalah membatasi risiko penurunan harga crypto yang berlanjut. Sebagai contoh, Anda menentukan target stop loss sebesar 2% atau pada level harga tertentu. Ketika misalnya harga koin kripto turun atau mencapai batas stop loss, maka kerugian Anda hanya sebesar itu. Sementara jika Anda tidak menggunakan fitur ini, aset bisa turun terus, sebelum pada akhirnya Anda menjual secara manual.
Sementara itu, untuk fitur take profit – ini merupkan kebalikan dari stop loss – yang mana menjadi target profit atau keuntungan yang ingin dicapai. Sebagai contoh, Anda ingin mengambil keuntungan sebesar 4%. Saat harga koin berhasil naik mencapai 4%, secara otomatis posisi akan ditutup dan Anda mendapatkan keuntungan sebesar itu. Untuk fitur atau menu lainnya di platform Binance, Anda bisa menggali atau mengotak-atik lebih lanjut.
Trading di Binance COIN-M Futures
Cara trading di Binance Futures dengan akun COIN-M Futures juga sama seperti trading di USDⓈ-M Futures. Dalam hal trading bermargin perpetual contract dengan akun COIN-M Futures, katakanlah Anda ingin memperdagangkan ETH/USD, maka terlebih dahulu Anda harus mentransfer koin ETH dari dompet spot ke dompet COIN-M Futures. Setelah itu, Anda bisa melakukan open posisi Long dan Short.
Pada saat pasar sedang tren bullish, mungkin ide yang baik untuk trading futures bermargin koin atau pada COIN-M Futures karena Anda bisa open posisi tanpa harus menjual stablecoin USDT atau BUSD. Sedangkan di pasar bear atau dalam tren bearish, mungkin ide yang bagus jika trading dengan posisi Short menggunakan pair USDT atau BUSD karena pada tren itu lebih baik untuk tidak berurusan dengan mata uang kripto (crypto) yang harganya terus menurun.
Bybit Exchange Lebih Baik daripada Binance
Pada pembahasan crypto exchange terbaik di dunia untuk spot dan derivatif telah dijelaskan bahwa Binance adalah yang terbaik, tetapi untuk derivatif atau trading futures (leverage), Bybit adalah yang paling bagus. Ini karena Bybit sangat berfokus membangun platform futures, meskipun juga menyediakan pasar spot.
Kami memiliki akun di Binance dan Bybit, tetapi trading di Bybit lebih baik untuk perdagangan derivatif seperti crypto futures. Selain itu, Bybit menjadi platform crypto exchange terlengkap.
Ada satu keunggulan Bybit yang paling kami suka, yaitu proses pendaftaran yang mudah dan cepat karena tidak butuh verifikasi dokumen atau KYC (know your customer). Ini baik menurut kami dan mendekati apa yang kita harapkan dari privasi pengguna.
Jadi, setelah daftar dan deposit, Anda bisa segera mulai trading. Untuk mendaftar sangat mudah, hampir sama seperti registrasi di exchange pada umumnya. Jika Anda tertarik, boleh coba pakai link di bawah ini, ya. 🙂
Selain itu, Bybit menyediakan banyak fitur terbaik untuk menghasilkan pendapatan tambahan, seperti fitur “Earn” yang ada pada menu Finance.
Bybit sangat lengkap, tidak kalah dengan Binance. Kami memiliki beberapa akun di exchange crypto sebagai diversifikasi atau meminimalkan risiko. Usahakan untuk tidak menempatkan semua dana Anda pada satu crypto exchange saja.
Biaya Perdagangan (Trading Fees) di Binance Futures
Selain memahami cara trading di Binance Futures, perlu juga untuk mentahui biaya perdagangan atau trading fees di platform tersebut.
Biaya perdagangan di Binance USDⓈ-M Futures adalah sebagai berikut:
- Jika volume perdagangan di bursa berjangka (futures exchange) di bawah 250 BTC selama 30 hari terakhir, trading fees adalah sebesar 0,02% untuk maker orders dan 0,04% untuk taker orders.
- Jika volume perdagangan dalam 30 hari terakhir mencapai 250 BTC atau lebih, dan saldo BNB di atas 50 BNB, trading fees di Binance Futures adalah 0,016% untuk maker dan untuk taker tetap sebesar 0,04%.
- Jika volume perdagangan mencapai 2500 BTC atau lebih dalam 30 hari terakhir, dan saldo BNB lebih dari 200 BNB, trading fees di Binance Futures menjadi 0,014% untuk maker dan untuk taker 0,035%.
- Jika volume perdagangan 30 hari terakhir mencapai 7500 BTC atau lebih, dan saldo BNB lebih dari 500 BNB, trading fees di Binance Futures adalah 0,012% untuk maker dan 0,032% untuk taker.
Selain itu, jika Anda menyimpan Binance Coin (BNB) di dompet USDⓈ-M Futures untuk membayar biaya di BNB, tarif trading fees akan didiskon sebesar 10% tambahan.
Biaya perdagangan di Binance COIN-M Futures adalah sebagai berikut:
- Jika volume perdagangan di futures exchange kurang dari 250 BTC dalam 30 hari terakhir, trading fees adalah 0,01% untuk maker dan 0,05% untuk taker.
- Jika volume perdagangan mencapai 250 BTC atau lebih, dan saldo BNB lebih dari 50 BNB, biaya trading adalah 0,008% untuk maker dan 0,045% untuk taker.
- Jika volume perdagangan mencapai 2500 BTC atau lebih selama 30 hari terakhir, sementara saldo BNB lebih dari 200 BNB, trading fees menjadi 0,005% untuk maker dan untuk taker 0,04%.
- Jika volume perdagangan 30 hari terakhir 7500 BTC atau lebih, kemudian saldo BNB lebih dari 500 BNB, trading fees di Binance Futures adalah 0,003% untuk maker dan 0,03% untuk taker.
Pandangan Akhir
Binance Futures adalah perdagangan kontrak berjangka berbasis cryptocurrency dari Binance. Kontrak ini dikenal sebagai COIN-margined contracts. Ada dua pilihan trading berbasis futures di Binance, yakni USDⓈ-M Futures dan COIN-M Futures. Pada dasarnya, instrumen dan fasilitas yang ditawarkan Binance ini sangat populer bagi para trader untuk mendapatkan profit maksimal di pasar. Bagi pemula, mungkin di awal akan terlihat membingungkan. Namun, platform dan aplikasi Binance memiliki user interface (UI) yang bagus dan mudah dipahami oleh pemula.
Selain itu, juga telah dijelaskan bagaimana cara trading di Binance Future dengan leverage, termasuk juga penjelasan tentang biaya perdagangan atau trading fees. Bagi Anda yang tertarik untuk mencoba trading futures ini, silakan menggali lebih jauh khususnya terkait hal-hal teknis dan fitur yang ditawarkan oleh Binance.
Anda nantinya akan menemukan salah satu fitur yang sangat membantu dalam aktivitas trading, seperti Binance Futures calculator. Well, mungkin itu saja yang bisa invesnesia jelaskan. Dengan segala keterbatasa, semoga informasi ini membantu kamu, ya.